Mediasi Gagal, Edward Berharap Agar Perkara Ini Bisa Lanjut di Persidangan

- Kamis, 25 Mei 2023 | 00:48 WIB
Tim kuasa hukum tergugat Edward Jaya SH MH saat diwawancai di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Rabu (24/5/23 (Hsyah/KetikPos)
Tim kuasa hukum tergugat Edward Jaya SH MH saat diwawancai di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Rabu (24/5/23 (Hsyah/KetikPos)

KETIKPOS.COM -Sidang mediasi  antara pihak pergugat Eddy Ganifo dan tergugat l Mf Mariani tergugat ll Ahli Waris M Kasim Kadir, ahirnya ditunda majelis hakim dikarenakan pihak penggugat Edy Ganifo tidak bisa melampirkan bukti bukti pembayaran.


Dari pantauan sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Palembang Rabu (24/5/23)  yang diketahui oleh majelis hakim Edi Fahlawi SH MH, serta dihadiri oleh pihak pengugat dan tergugat

Usai mediasi tim kuasa hukum tergugat Edward Jaya SH MH, mengatakan, ya hari ini masih agendanya mediasi, namun mediasi tidak bisa dilanjutkan atau gagal dikarenakan pihak pengugat tidak bisa melampirkan bukti bukti pembayaran yang katanya lunas.maka dengan alasan itulah mediasi tidak bisa dilanjutkan atau gagal, jelas Edward saat diwawancai Rabu (24/5/23) di PN Palembang

Baca Juga: Satu DPO Curanmor Spesialis Minimarket Ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang

" Kami juga mintak kepada majelis hakim, mediasi ini dihentikan atau distop , Kerana perkara ini sebelumnya tersangka  Eddy Ganefo sudah di tetapkan jadi tersangka dalam kasus tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan oleh polda Sumsel"Jelasnya

Edwar Juga berharap Kami minta kepada pihak Polda Sumsel, untuk segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke Kejati Sumsel, agar tersangka ini segera ditangkap dan di proses di persidangan,” jelas dia.

Baca Juga: Terkait Kasus Penyaluran Bansos, KPK Geledah Kantor Kemensos

Diberitakan sebelumnya Perkara dugaan penipuan yang menyebabkan kerugian yang diderita oleh Korban MF Mariani mencapai Rp 1,7 miliar ini telah dilaporkan oleh korban ke Polda Sumsel, dan atas laporan dugaan penipuan tersebut pihak Kepolisian Polda Sumsel, telah resmi menetapkan EG sebagai tersangka atas kasus tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan.

Perkara ini sendiri sudah berjalan cukup lama terhitung dari tahun 2014 saat terlapor ingin mencalonkan diri sebagai Caleg, untuk diketahui EG merupakan mantan Ketua Umum Kadin Indonesia ini dilaporkan mantan Presiden Lion Clubs, MF Mariani ke Polda Sumsel pada awal Januari 2022 lalu.

Baca Juga: Pernah Bekerja Dengan Korban, Pencuri di Rumah Mewah Terungkap

Atas laporan tersebut Polda Sumsel resmi menetapkan terlapor EG menjadi tersangka sesuai dengan nomor: SP.TAP/32/II/2023/Ditreskrimum itu ditetapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, pada 24 Februari 2023 lalu. (Hsyah)

Editor: Yanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Khawatir Terjadi TPPO, Polri Lakukan Ini

Jumat, 2 Juni 2023 | 10:20 WIB

KKP Tertibkan Sembilan Kapal Ikan, Ini Kasusnya

Jumat, 26 Mei 2023 | 16:28 WIB
X